SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Aroma kopi mengepul dari cangkir-cangkir di meja kayu sebuah kafe di sudut Kota Palembang, Rabu sore (24/9/2025). Di ruangan itu, tawa ringan dan obrolan hangat terdengar akrab. Bukan sekadar temu biasa, sore itu insan pers berkumpul dalam acara Ngopi Bareng bersama Ketua Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Agus Waluyo Tjahyono, SH, M.Hum.
Turut hadir mendampingi, Humas PN, Juru Bicara PN, serta Ketua Panitera PN Palembang Kelas IA Khusus, Sumarji. Suasana cair membuat sekat formalitas nyaris hilang. Para wartawan bisa bertanya langsung, sementara jajaran PN Palembang menjawab dengan bahasa lugas tanpa jarak.
Agus Waluyo Tjahyono menyampaikan betapa pentingnya peran media dalam mendampingi kerja-kerja peradilan.
“Wartawan adalah mitra strategis kami. Melalui pemberitaan yang berimbang, masyarakat bisa memahami bagaimana hukum ditegakkan, sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik pada pengadilan,” ujar Agus sambil menyeruput kopi.
Di tengah diskusi santai, muncul gagasan yang tak kalah penting. Para wartawan yang hadir sepakat mengajukan pembentukan Asosiasi Jurnalis Peradilan Indonesia (AJPI). Wadah ini nantinya diharapkan menjadi ruang kolaborasi khusus bagi wartawan yang meliput isu hukum dan peradilan, agar informasi yang disampaikan semakin profesional dan akurat.
Gagasan itu disambut antusias, baik oleh sesama jurnalis maupun jajaran PN Palembang. “Dengan adanya asosiasi ini, komunikasi dan pemahaman antara pengadilan dan media bisa lebih terarah,” ujar salah seorang wartawan yang hadir.
Acara sore itu ditutup dengan foto bersama, namun lebih dari sekadar dokumentasi. Ada semangat baru yang lahir: menjaga komunikasi yang sehat, membuka ruang diskusi yang lebih luas, serta memperkuat sinergi antara pengadilan dan media. Dari secangkir kopi, lahir sebuah komitmen untuk terus bekerja bersama demi penegakan hukum yang transparan dan dipercaya masyarakat.
