SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang membuka secara resmi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di SMK Negeri 2 Palembang, Selasa (19/5/2026).
Dalam pembukaan tersebut, Cik Ujang memberi perhatian khusus pada pentingnya inovasi siswa SMK yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan ekonomi daerah.
“Anak-anak SMK Sumsel jangan hanya hebat di ruang praktik atau di atas kertas. Keahlian yang dimiliki harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Cik Ujang dalam sambutannya.
Menurutnya, potensi besar Sumsel di sektor perkebunan, perikanan, dan UMKM membutuhkan dukungan inovasi dari generasi muda vokasi.
“Kita punya petani karet, nelayan Sungai Musi, pelaku UMKM lokal. Mereka membutuhkan solusi dan sentuhan teknologi. Saya ingin siswa SMK hadir menjawab kebutuhan itu,” ujarnya.
Ia kemudian menantang peserta LKS untuk mulai menciptakan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sumsel.
“Bangun teknologi yang membantu petani meningkatkan hasil panen. Ciptakan alat yang meringankan kerja nelayan. Kembangkan aplikasi digital yang bisa membantu UMKM wong kito naik kelas,” tegasnya.
Cik Ujang menilai ajang LKS bukan sekadar perlombaan mencari juara, tetapi juga ruang pembuktian kualitas pendidikan vokasi di Sumsel.
“LKS ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang bagaimana anak-anak muda Sumsel menunjukkan bahwa mereka mampu berinovasi, mampu bersaing, dan mampu menjadi solusi bagi daerahnya sendiri,” katanya lagi.
Ia juga mengingatkan bahwa para pemenang tingkat provinsi nantinya akan membawa nama Sumsel pada ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2026.
“Persaingan di tingkat nasional tentu jauh lebih berat. Karena itu saya minta seluruh peserta mempersiapkan diri dengan serius mulai sekarang,” ujar dia.
“Siapa pun yang menjadi juara di tingkat provinsi ini harus terus berlatih, menjaga mental, disiplin, dan meningkatkan kemampuan agar bisa mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menjelaskan bahwa pelaksanaan LKS SMK Tingkat Provinsi Sumsel 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026.
“Tahun ini ada 31 bidang lomba yang dipertandingkan. Semua bidang disesuaikan dengan perkembangan kompetensi kejuruan dan kebutuhan dunia kerja modern,” ujarnya.
Ia mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat dan berjenjang untuk mendapatkan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Sumsel di tingkat nasional.
“Pemenang di tingkat provinsi akan lanjut ke nasional. Setelah itu, jika berhasil kembali akan mengikuti kompetisi tingkat internasional. Jadi prosesnya memang panjang dan kompetitif,” katanya.
Menurutnya, pemerintah berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi vokasi yang unggul dan siap bersaing secara global.
“Kami ingin melalui LKS ini lahir SDM-SDM muda yang kreatif, inovatif, dan punya daya saing tinggi. Tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja,” tandasnya.













