SUMSELDAILY.CO, PALEMBANG – Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berkarakter dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Prima Salam saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyadh, 13 Ulu, Palembang, Senin (21/09).
Menurut Prima Salam, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai-nilai keteladanan tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prima Salam.
Ia mengatakan, keberadaan pesantren memiliki posisi penting dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda. Lingkungan pesantren dinilai tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk sikap, kedisiplinan, akhlak dan kepedulian sosial.
“Pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, Pemerintah Kota Palembang tentu memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan keagamaan yang dilaksanakan di pesantren,” katanya.
Prima Salam juga mengajak para santri untuk terus menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh di pesantren akan semakin bermakna apabila diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang baik.
“Kita berharap para santri tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, mampu menghormati sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Ar-Riyadh tersebut sekaligus dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting, yakni Milad ke-55 Ponpes Ar-Riyadh, Haul Muassis Ma’hadir Riyadh ke-43, serta Walimatul Ursy.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Sejumlah ulama, tokoh agama, majelis serta para santri Ponpes Ar-Riyadh turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Prima Salam menilai, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah, ulama, pengasuh pesantren, santri dan masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini harus terus kita jaga. Pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat harus berjalan bersama dalam membangun kehidupan Kota Palembang yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.
Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat dan keteladanan Rasulullah SAW dapat kita bawa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, peringatan Maulid Nabi memberikan manfaat yang nyata bagi kita semua,” pungkasnya.













