PLN UID S2JB Dorong UMKM Jambi Tembus Pasar Ekspor Malaysia

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, JAMBI – Peluang ekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Malaysia dinilai masih terbuka lebar. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) melalui Rumah BUMN Jambi membekali ratusan pelaku UMKM dengan pengetahuan dan strategi ekspor melalui webinar bertajuk UMKM Go Global: Strategi Menembus Pasar Ekspor Asia Tenggara Seri 1 – Malaysia.

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Blantika Academy pada 3 Juni 2026 itu diikuti 94 peserta dari berbagai daerah melalui Zoom Meeting. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat pelaku usaha untuk mengembangkan pasar hingga ke tingkat internasional.

Dalam webinar tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi mengenai peluang ekspor ke Malaysia, termasuk tren pasar, persyaratan sertifikasi, hingga strategi memasuki pasar negara tetangga tersebut.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan pengembangan kapasitas UMKM menjadi salah satu fokus PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui Rumah BUMN Jambi, PLN secara konsisten menghadirkan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa teknologi mampu menghapus batas geografis, sehingga pelaku usaha tetap dapat belajar dan berkembang dari mana saja,” ujarnya.

Malaysia yang memiliki populasi lebih dari 36 juta jiwa tercatat mengimpor produk makanan dan minuman senilai sekitar USD10 miliar per tahun. Namun, kontribusi Indonesia saat ini baru sekitar USD561 juta atau hanya 4 hingga 5 persen dari total kebutuhan impor negara tersebut.

Data tersebut menunjukkan masih besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM Indonesia, khususnya dari Provinsi Jambi, untuk memperluas pangsa pasar ekspor.

Selain membahas peluang pasar, webinar juga memberikan pemahaman mengenai sertifikasi Halal Malaysia serta tren konsumen yang kini semakin menyukai produk sehat dan alami. Kondisi ini membuka peluang bagi sejumlah produk unggulan Jambi seperti kopi specialty, madu murni, kayu manis Kerinci, teh herbal, hingga aneka camilan berbasis rempah.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID S2JB, Iwan Arisetyadi, menilai tingginya partisipasi peserta menjadi indikator meningkatnya kesadaran pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar global.

“Antusiasme peserta menjadi sinyal positif bahwa UMKM Jambi memiliki semangat kuat untuk terus belajar. Rumah BUMN Jambi akan terus menjadi ruang pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak UMKM binaan yang mampu memperluas pasar dan menembus pasar ekspor,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, Rumah BUMN Jambi akan menyiapkan pendampingan ekspor yang lebih terstruktur, mulai dari pengukuran kesiapan ekspor, validasi pasar, hingga fasilitasi pertemuan bisnis dengan calon mitra di Malaysia.

Melalui berbagai program pembinaan tersebut, PLN UID S2JB berharap semakin banyak produk unggulan Jambi mampu bersaing di pasar internasional sekaligus mendorong UMKM lokal naik kelas menuju pasar global.

Penulis: Riki Okta PutraEditor: ROP
  • Bagikan
Exit mobile version