SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Upaya Pemerintah Kota Palembang memperluas jejaring kerja sama internasional semakin nyata. Salah satu hasilnya adalah kesepakatan pembukaan kembali rute penerbangan langsung Palembang–Singapura, yang sebelumnya sempat terhenti bertahun-tahun.
Kabar tersebut muncul setelah pertemuan resmi antara Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si., dengan Konsulat Jenderal Singapura, Kamis (27/11/2025), di Rumah Dinas Wali Kota.
Menurut Ratu Dewa, pembukaan kembali jalur udara ini bukan hanya mempermudah akses perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing kota dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
“Kami berharap harga tiket juga dapat lebih kompetitif dan maskapai yang beroperasi bisa ditambah, sehingga akses masyarakat makin mudah,” kata Ratu Dewa.
Selain proposal penerbangan langsung, pertemuan tersebut membahas tiga prioritas kerja sama lintas sektor antara Palembang dan Singapura:
1. Transportasi udara Palembang–Singapura dengan harga tiket lebih terjangkau.
2. Program pendidikan, termasuk pertukaran pelajar dan kolaborasi antarsekolah.
3. Pengembangan energi hijau, yang akan didalami melalui kerja tim lintas negara.
Ratu Dewa menyebutkan, tim teknis bersama akan dibentuk segera untuk menyusun mekanisme kerja sama yang lebih konkret.
“Dampaknya bukan hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga pariwisata, investasi, dan kapasitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Konsul Jenderal Singapura, Dr. Edmund Chia Keng Wei, yang hadir bersama delegasi, menilai hubungan Singapura–Palembang tidak hanya terjalin dalam konteks modern, tetapi memiliki akar sejarah panjang.
“Palembang memiliki hubungan emosional dengan Singapura. Banyak warga Singapura mengetahui keterkaitan sejarah ini,” ujarnya melalui translator, Vincent Lorentius.
Ia juga menilai potensi wisata Palembang semakin kuat bila konektivitas langsung tersedia.
“Ada dua juta penduduk asing di Singapura yang rutin bepergian ke Indonesia, terutama Bali. Dengan adanya penerbangan langsung ke Palembang, destinasi ini bisa menjadi alternatif menarik,” tambahnya.
Asisten II Pemerintah Kota Palembang, Isnaini Madani, optimistis pembukaan rute ini akan membuka jalur baru bagi investor Singapura, khususnya di sektor pariwisata dan energi hijau.
Menurutnya, setidaknya terdapat tujuh destinasi wisata unggulan di Kota Palembang yang siap dikembangkan dengan dukungan investasi asing.
Menutup pertemuan, Ratu Dewa menegaskan bahwa Palembang terus bergerak sebagai kota berkembang yang terbuka untuk kerja sama internasional.
“Palembang adalah kota dengan pertumbuhan cepat dan potensi besar. Kami siap menyambut kesempatan kolaborasi lebih luas,” tutupnya.
