SUMSELDAILY.CO.ID, MUBA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mencetak tenaga kerja lokal yang berdaya saing tinggi terus membuahkan hasil nyata. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muba menyambut kepulangan 20 pemuda tangguh jurusan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang tergabung dalam program Generasi Unggul Muba pada Jumat, 29 Mei 2026.
Para peserta ini telah berhasil menyelesaikan rangkaian pelatihan intensif dan resmi memperoleh sertifikasi kompetensi berskala nasional dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Jawa Tengah.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa langkah taktis ini merupakan jembatan emas yang dibangun pemerintah daerah dibawah komando Bupati Muba HM. Toha Tohet dan Wabup Kiai Abdur Rohman Husen untuk memangkas kesenjangan antara kesiapan tenaga kerja lokal dengan tingginya standar kualifikasi yang diminta oleh dunia industri saat ini.
“Dengan sertifikasi kompetensi nasional di tangan, generasi muda Muba kini telah menang selangkah dibandingkan pemuda daerah lain yang belum memilikinya. Kita tahu persis, setiap lowongan kerja di sektor industri selalu mensyaratkan sertifikasi keahlian yang spesifik. Di sinilah fungsi pemerintah hadir: mengintervensi, menjembatani, dan memfasilitasi generasi unggul kita agar mereka tidak terbebani biaya sertifikasi yang mahal, sekaligus memastikan peluang kerja mereka jauh lebih terbuka lebar,” ujar Sinulingga.
Lebih lanjut, Sinulingga menggarisbawahi bahwa kualitas lulusan program ini tidak hanya dirancang untuk skala lokal, melainkan siap bertarung di level tertinggi pasar kerja Indonesia.
“Mereka bukan hanya berkompetensi untuk industri di daerah sendiri, tetapi di seluruh Indonesia. Mengingat sertifikasi PPSDM Cepu ini diakui secara nasional, maka peluang untuk mengikuti dan memenangkan lowongan kerja di tingkat nasional dapat dikuliti secara maksimal oleh mereka yang telah memiliki sertifikasi ini,” tegas Sinulingga.
Gelombang kepulangan selanjutnya Berikutnya: 20 Personel Rigger Siap Menyusul
Keberhasilan kepulangan kloter K3 ini segera disusul oleh gelombang berikutnya. Saat ini, sebanyak 20 peserta jurusan Rigger (Juru Ikat Beban) masih berada di PPSDM Migas Cepu untuk menuntaskan tahap akhir perjuangan mereka.
Sesuai jadwal, kloter Rigger ini akan menghadapi ujian komprehensif sertifikasi nasional dan diproyeksikan menyelesaikan seluruh tahapan pada 12 Juni 2026, sebelum bertolak kembali ke Bumi Serasan Sekate.
Strategi Link and Match: Menuju Muba Maju Lebih Cepat
Program pengiriman berkala Generasi Unggul Muba ke lembaga diklat kedinasan tingkat nasional seperti PPSDM Migas Cepu merupakan bagian dari strategi makro Disnakertrans Muba untuk menekan angka pengangguran terbuka melalui kebijakan link and match.
Melalui pembekalan keahlian yang tersertifikasi secara resmi oleh negara, Pemkab Muba optimis para alumni pelatihan ini tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi berpeluang menjadi prioritas utama yang diserap oleh berbagai industri strategis di tanah air. Langkah konkret ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan SDM yang unggul, mandiri, dan bergerak Muba Maju Lebih Cepat.
Kontak Media:
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin
E-mail / Media Sosial Resmi: @disnakertrans_muba
