Jelang Iduladha, Pemkot Palembang Pastikan Stok Pangan Aman dan Hewan Kurban Sehat

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Palembang memastikan dua hal penting bagi masyarakat, yakni ketersediaan bahan pangan yang mencukupi hingga akhir tahun serta kesehatan hewan kurban yang beredar di pasaran.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat melakukan peninjauan di Pasar Kilometer 5 (Km 5) dan sejumlah lokasi penjualan hewan kurban.

Menurut Aprizal, hasil pemantauan menunjukkan kondisi pasokan kebutuhan pokok masih dalam keadaan aman dan harga-harga relatif terkendali.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menyambut Iduladha dengan tenang. Dari hasil pemantauan kami, ketersediaan bahan pokok masih mencukupi dan secara umum harga-harga masih stabil,” kata Aprizal.

Selain memantau harga, Pemkot Palembang juga menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk memastikan keamanan pangan yang dijual di pasar tradisional.

“Alhamdulillah, BBPOM sudah melakukan pengujian terhadap 21 sampel pangan di Pasar Kilometer 5. Hasilnya sangat baik. Tidak ditemukan kandungan boraks maupun bahan berbahaya lainnya yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pangan akan terus dilakukan secara berkala guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat berbelanja.

“Kami tidak ingin masyarakat khawatir terhadap kualitas bahan pangan yang dikonsumsi. Karena itu pengawasan akan terus dilakukan secara rutin di pasar-pasar yang ada di Kota Palembang,” tegasnya.

Terkait perkembangan harga kebutuhan pokok, Aprizal mengakui terdapat sedikit kenaikan pada komoditas cabai dalam beberapa hari terakhir. Namun secara keseluruhan kondisi pasar masih terkendali.

“Memang ada kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir, tetapi tidak terlalu signifikan. Untuk komoditas lain masih dalam kondisi normal dan daya beli masyarakat juga tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga :   PH Dicky : Kami Tidak Akan Nyerah, Kami Akan Tempuh Langkah Hukum Lain

Lebih lanjut, Aprizal memastikan ketersediaan beras dan kebutuhan pokok lainnya berada dalam kondisi aman setelah Pemkot Palembang berkoordinasi dengan Bulog.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog. Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 120 ribu ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir Desember 2026,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena pemerintah telah menjamin kecukupan pasokan.

“Insyaallah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sayur-mayur dan sembako lainnya dalam kondisi aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik atau melakukan pembelian secara berlebihan,” jelas Aprizal.

Selain persoalan pangan, perhatian Pemkot Palembang kini juga tertuju pada kesiapan hewan kurban menjelang Iduladha.

Aprizal mengingatkan masyarakat agar membeli hewan kurban dari peternak atau penjual resmi yang telah memenuhi standar kesehatan dan kelayakan.

“Kami mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di kandang-kandang peternak resmi yang ada di Kota Palembang. Ini penting untuk memastikan hewan yang dibeli benar-benar sehat dan memenuhi syarat untuk kurban,” katanya.

Menurutnya, maraknya pedagang hewan kurban musiman yang berjualan di sepanjang jalan harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat tidak salah memilih hewan.

“Karena menjelang Iduladha biasanya banyak penjual dadakan bermunculan, maka kami meminta masyarakat lebih teliti sebelum membeli hewan kurban,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Palembang melalui Dinas Pertanian dan Satpol PP telah menerjunkan tim ke lapangan guna melakukan pendataan sekaligus pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

“Kami sudah menugaskan Dinas Pertanian bersama Satpol PP untuk mendata seluruh penjual hewan kurban yang berjualan di sepanjang jalan protokol maupun titik-titik lainnya,” kata Aprizal.

Ia memastikan pemeriksaan kesehatan hewan akan dilakukan secara ketat guna mencegah beredarnya ternak yang tidak layak konsumsi.

Baca Juga :   Polda Sumut Amankan Sabu 30 Kg, 14 Pelaku Terancam Hukuman Mati

“Tim kami turun langsung untuk memastikan kondisi ternak yang akan dikurbankan benar-benar sehat, bebas penyakit, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat,” tegasnya.

Aprizal berharap masyarakat turut berperan aktif dengan memperhatikan kondisi fisik hewan sebelum membeli.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih hewan kurban. Pastikan hewan sehat, aktif, memiliki kondisi fisik yang baik dan dibeli dari tempat yang terpercaya sehingga ibadah kurban dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

  • Bagikan