Ratu Dewa Dorong Validasi Data Kendaraan Tuntas, Targetkan Optimalisasi PAD dari Pajak Daerah

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan pentingnya validasi data kendaraan bermotor sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat evaluasi hasil survei dan pendataan kendaraan bermotor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan dan Bapenda Kota Palembang di Ruang Rapat Parameswara Setda Kota Palembang, Rabu (3/6/2026).

Rapat yang dihadiri seluruh camat dan lurah se-Kota Palembang tersebut membahas hasil pendataan kendaraan roda dua dan roda empat yang telah berlangsung sejak 28 April hingga 31 Mei 2026 di 18 kecamatan.

Menurut Ratu Dewa, program pendataan ini menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat basis data perpajakan daerah sekaligus memastikan potensi penerimaan pajak kendaraan dapat tergali secara maksimal.

“Pendataan ini bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi memastikan bahwa data yang kita miliki benar-benar valid dan bisa menjadi dasar dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah,” kata Ratu Dewa.

Ia mengungkapkan, hasil sementara menunjukkan beberapa kecamatan berhasil mencatat tingkat validasi yang cukup tinggi. Kecamatan Ilir Timur I menjadi yang terbaik dengan capaian validasi kendaraan mencapai 93 persen.

“Dari hasil evaluasi yang kita lakukan, Kecamatan Ilir Timur I mencatat angka validasi tertinggi sebesar 93 persen. Kemudian disusul Kecamatan Ilir Barat II sebesar 71 persen dan Kecamatan Ilir Timur II sebesar 68 persen,” ujarnya.

Ratu Dewa menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Bapenda mampu menghasilkan data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini membuktikan bahwa ketika koordinasi berjalan baik, hasilnya juga akan maksimal. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang telah turun langsung melakukan pendataan di lapangan,” katanya.

Baca Juga :   Ratusan Buruh Sumsel Gruduk Kantor Gubernur

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera dituntaskan agar pendataan kendaraan dapat menjangkau lebih banyak wajib pajak.

“Kita masih menemukan beberapa kendala di lapangan. Karena itu, rapat evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi hambatan yang ada sekaligus mencari solusi terbaik agar proses pendataan berikutnya lebih efektif,” jelasnya.

Ratu Dewa juga meminta seluruh camat dan lurah untuk terus memperkuat koordinasi dengan Plt Kepala Bapenda Kota Palembang, M. Raimon Lauri AR, dalam mempercepat proses validasi data kendaraan.

“Saya minta seluruh camat dan lurah terus berkoordinasi secara intensif dengan Bapenda. Jangan sampai ada potensi pajak yang belum terdata atau belum tervalidasi dengan baik,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas data perpajakan daerah, Pemerintah Kota Palembang memutuskan memberikan tambahan waktu selama satu bulan untuk melanjutkan pendataan kendaraan bermotor di seluruh kecamatan.

“Kita berikan tambahan waktu satu bulan ke depan agar proses pendataan bisa lebih maksimal. Harapannya, semakin banyak data yang tervalidasi sehingga potensi penerimaan daerah juga semakin meningkat,” ujar Ratu Dewa.

Ia menambahkan, optimalisasi pajak kendaraan bermotor tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga akan mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Palembang.

“Pada akhirnya tujuan kita adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semakin baik pendapatan daerah, semakin besar pula kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan yang dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.

  • Bagikan