SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Upaya memenuhi kebutuhan darah di Kota Palembang terus diperkuat. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang resmi menjalin sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Kertapati melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di halaman Kantor Camat Kertapati, Kamis (21/5/2026).
Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan donor darah di tingkat kecamatan sekaligus memperkuat pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk membantu PMI memenuhi kebutuhan stok darah di Palembang. Kami mengapresiasi dukungan dari Kecamatan Kertapati dan antusiasme masyarakat yang ikut mendonorkan darahnya,” ujar Dewi Sastrani.
Ia menegaskan, setetes darah yang disumbangkan masyarakat memiliki arti besar bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Setetes darah bisa menjadi harapan hidup bagi warga yang sedang membutuhkan pertolongan. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah,” katanya.
Menurut Dewi, kebutuhan darah di Kota Palembang saat ini mencapai sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan. Namun hingga kini PMI Kota Palembang baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong darah per bulan.
“Artinya masih ada kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulannya. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita atasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Kertapati, Rifandi Putra, menyatakan pihaknya siap mendukung program PMI melalui sosialisasi dan gerakan donor darah berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Saat ini sudah ada sekitar 70 pendonor darah di wilayah Kertapati. Ke depan kami akan terus mengedukasi masyarakat agar semakin banyak yang terlibat dalam aksi donor darah,” ungkap Rifandi.
Ia berharap sinergi antara PMI dan Pemerintah Kecamatan Kertapati dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami ingin keberadaan stok darah di PMI Kota Palembang tetap aman dan mencukupi, sehingga masyarakat yang membutuhkan darah bisa segera tertolong,” tandasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua PMI Kota Palembang dan Camat Kertapati sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat aksi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan di Kota Palembang.
