SUMSELDAILY.CO.ID, BENGKULU – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu untuk memperkuat kesiapan lini terdepan pengamanan. Melalui kegiatan pembinaan teknis Satuan Pengamanan (Satpam) se-Provinsi Bengkulu, PLN menegaskan pentingnya sistem keamanan yang solid demi menjaga keandalan pasokan listrik di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Kegiatan yang digelar pada 24 April 2026 itu difokuskan pada peningkatan kompetensi teknis, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi risiko. Pembinaan dipimpin langsung oleh Team Leader K3L dan KAM UP3 Bengkulu, Amdaniel Marbun.
Kasubdit Binsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Bengkulu, AKBP Banyu Erni Juarsih, yang hadir sebagai narasumber menekankan bahwa Satpam memiliki peran vital dalam sistem keamanan terpadu. Menurutnya, penguatan kapasitas dan integritas personel menjadi kunci agar pengamanan aset dan operasional berjalan optimal.
“Satpam merupakan bagian penting dari sistem keamanan. Pembinaan ini memperkuat kapasitas, mental, dan integritas agar personel semakin siap menjalankan tugas,” ujarnya.
Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Bengkulu, M. Luthfi AS, menilai peringatan Hari Buruh menjadi refleksi bahwa setiap lini pekerjaan, termasuk Satpam, memiliki kontribusi strategis dalam menjaga keberlangsungan layanan publik.
“Satpam bukan hanya pengamanan, tetapi bagian vital dari ekosistem kerja yang memastikan operasional PLN berjalan aman dan berkelanjutan,” katanya.
Secara terpisah, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menegaskan pentingnya penyelarasan standar kompetensi bagi seluruh personel pengamanan. Hal ini, menurutnya, akan mendorong respons yang lebih cepat dan profesional dalam menghadapi dinamika di lapangan.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menambahkan bahwa keandalan listrik tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Satpam, kata dia, menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
“Keandalan listrik juga ditopang oleh kesiapan SDM di lapangan. Satpam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan,” tegasnya.
Salah satu peserta, Firmansyah dari Kabupaten Mukomuko, mengaku kegiatan tersebut meningkatkan pemahaman dan kesiapan dirinya dalam menjalankan tugas pengamanan, terutama menjelang peringatan Hari Buruh.
Melalui pembinaan ini, PLN menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pengamanan yang adaptif dan terintegrasi. Di tengah dinamika ketenagakerjaan, perusahaan memastikan seluruh lini, termasuk Satpam, siap menjaga keandalan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian tetap berjalan stabil.














