SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus untuk berbagi kepada masyarakat melalui penyembelihan hewan kurban dan pembagian lebih dari 500 paket daging kurban, Jumat.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan kantor Pengadilan Negeri Palembang itu berlangsung penuh kebersamaan dengan melibatkan pegawai, panitia, hingga tenaga honorer. Pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia menyembelih tujuh ekor sapi dan dua ekor kambing yang berasal dari partisipasi keluarga besar PN Palembang.
Ratusan paket daging kurban kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar pengadilan, termasuk sejumlah panti asuhan dan lembaga sosial di Kota Palembang. Di antaranya Panti Asuhan Yatim Piatu Al Kahfi dan Panti Asuhan Anak Yatim Talang Buruk.
Ketua Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus, Dr. I Nyoman Wiguna, S.H., M.H., mengatakan Iduladha bukan sekadar ibadah ritual, melainkan momentum memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga pelaksanaan kurban dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap rasa sosial dan kebersamaan semakin tumbuh, baik di lingkungan Pengadilan Negeri Palembang maupun masyarakat sekitar. Nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Iduladha juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pengadilan untuk terus menjaga integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PN Palembang juga mengingatkan kembali makna keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah kurban dalam Islam.
Senada, Takmir Masjid Al Muqsithin PN Palembang, Dr. Tarsidi, menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengandung pesan besar tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengabdian kepada Allah SWT.
Menurutnya, nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam lingkungan peradilan, khususnya dalam menjalankan amanah dengan jujur, adil, dan penuh tanggung jawab.
“Keikhlasan dan kepatuhan terhadap amanah menjadi pelajaran penting dari peristiwa kurban. Nilai itu harus tercermin dalam pelaksanaan tugas aparatur peradilan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban, Dr. Haryanto, menyebut proses penyembelihan dilakukan oleh tim jagal profesional sehingga berjalan cepat, higienis, dan sesuai prosedur. Panitia juga memastikan pembagian daging dilakukan merata kepada masyarakat yang telah didata sebelumnya.
Suasana gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para pegawai bersama panitia bahu membahu mulai dari proses pemotongan hewan, pengemasan, hingga pendistribusian paket daging kurban kepada penerima.
Melalui momentum Iduladha tahun ini, PN Palembang berharap semangat pengabdian dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta menjadi motivasi dalam meningkatkan pelayanan publik di lingkungan peradilan.














