Migrasi 57 Ribu Pelanggan MEP ke PLN Rampung, Warga Muba Dijanjikan Listrik Lebih Andal dan Hemat

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, MUSI BANYUASIN – Proses migrasi seluruh pelanggan PT Muba Electric Power (MEP) ke PT PLN (Persero) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi tuntas. Sebanyak 57.685 pelanggan kini telah terintegrasi dalam sistem pelayanan PLN, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Peresmian penyelesaian migrasi tersebut digelar di Desa Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi, Jumat (19/6/2026), dan dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Sekretaris Daerah Sumsel Apriyadi, Bupati Muba Toha, Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen, Kepala Dinas ESDM Sumsel Hendriansyah, jajaran PLN UID Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB), serta manajemen PT MEP.

Gubernur Sumsel Herman Deru menilai selesainya migrasi pelanggan merupakan hasil sinergi panjang antara pemerintah daerah, PT MEP, dan PLN dalam memperkuat pelayanan kelistrikan di Musi Banyuasin.

Menurutnya, keberadaan listrik saat ini bukan hanya sebagai kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi penopang utama aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga peningkatan kualitas hidup warga.

“Dengan dukungan seluruh pihak, proses migrasi pelanggan dari PT MEP ke PT PLN di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dapat diselesaikan dengan baik. Ini menjadi langkah penting agar masyarakat mendapatkan layanan kelistrikan yang lebih optimal,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, mewakili General Manager PLN UID S2JB, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID S2JB Wahyudi mengatakan, integrasi pelanggan ke dalam sistem PLN menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas layanan ketenagalistrikan di daerah tersebut.

Menurutnya, selain memperkuat keandalan jaringan, migrasi pelanggan juga memberikan kemudahan akses terhadap berbagai layanan PLN yang telah terdigitalisasi dan terstandarisasi secara nasional.

“Penyelesaian migrasi ini merupakan wujud sinergi yang baik antara pemerintah daerah, PT MEP, dan PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang semakin andal dan berkelanjutan. PLN berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan serta keandalan pasokan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Wahyudi.

Baca Juga :   Trifena Yoshia Haholongan Dinobatkan Menjadi Miss Beauty Indonesia 2025

Manfaat migrasi itu mulai dirasakan masyarakat. Mulyadi (54), warga Desa Air Putih Ulu, mengaku tagihan listrik rumah tangganya mengalami penurunan signifikan setelah beralih menjadi pelanggan PLN.

Jika sebelumnya ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp1 juta setiap bulan, kini pengeluaran listrik keluarganya berkisar Rp500 ribu per bulan.

“Sekarang biaya listrik lebih hemat. Harapan kami, pelayanan dan keandalan listrik ke depan semakin baik,” ungkapnya.

PLN menilai tuntasnya migrasi pelanggan MEP tidak hanya menjadi capaian dalam aspek pelayanan kelistrikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan daerah. Dengan pasokan listrik yang lebih andal dan terjangkau, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Musi Banyuasin.

  • Bagikan