IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG — Kesebelasan Muba-Banyuasin berhasil menutup perjuangannya di ajang Turnamen Sepak Bola antar Alumni Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) se-Sumatera Selatan dengan raihan prestasi yang membanggakan sebagai juara ketiga.
Muba-Banyuasin memastikan medali perunggu setelah sukses menundukkan tim kuat Palembang dengan skor tipis 2-1 dalam laga perebutan tempat ketiga yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.
Bermain dengan motivasi tinggi sejak menit awal, skuad Muba-Banyuasin tampil agresif dan disiplin. Kedua tim sempat terlibat dalam duel sengit dan saling jual beli serangan. Kerja keras anak-anak asuh Muba-Banyuasin akhirnya membuahkan hasil manis dengan menceploskan dua gol ke gawang lawan, sementara Palembang hanya mampu membalas satu gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 2-1 ini tidak hanya mengantarkan Muba-Banyuasin naik ke podium ketiga, tetapi juga menjadi penutup yang sangat positif bagi perjalanan kontingen sepak bola Muba-Banyuasin di ajang tersebut.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pengurus dan manajemen tim.

Ketua IKAPTK Kabupaten Musi Banyuasin, Ahmad Toyibir, menyampaikan rasa bangga atas semangat juang dan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta di lapangan hijau.
“Kami dari keluarga besar IKAPTK Muba-Banyuasin sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para pemain beserta seluruh jajaran official. Raihan medali perunggu ini merupakan buah dari kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang yang tinggi untuk mengharumkan nama Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Ahmad Toyibir.

Senada dengan hal tersebut, Manager Pertandingan Muba-Banyuasin, Riki Junaidi, mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, keberhasilan bangkit dari kekalahan di semifinal dan menutup turnamen dengan kemenangan atas Palembang menunjukkan mental juara yang dimiliki para pemain.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas perjuangan seluruh pemain. Setelah gagal melangkah ke final, anak-anak mampu bangkit dan memberikan respons positif dengan mengalahkan Palembang 2-1. Ini menunjukkan mental dan semangat juang mereka yang luar biasa,” ujar Riki.

Ia menambahkan, meskipun medali perunggu belum menjadi target puncak yang diidamkan, pencapaian ini tetap patut disyukuri dan menjadi fondasi penting untuk pembinaan ke depan.
“Juara ketiga memang bukan target akhir yang kami inginkan, tetapi medali perunggu ini patut diapresiasi. Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, official, serta seluruh masyarakat Muba-Banyuasin yang telah memberikan doa dan dukungannya,” tambahnya.

Sementara itu, Humas IKAPTK Muba-Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa di balik raihan prestasi di atas lapangan, turnamen ini memiliki arti strategis yang sangat penting sebagai sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar-pamong praja se-Sumatera Selatan.
“Lebih dari sekadar perebutan medali, Turnamen Sepak Bola antar IKAPTK se-Sumatera Selatan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi kekeluargaan sesama purna praja. Tentu hasil di lapangan ini juga akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi besar agar pembinaan prestasi ke depan bisa jauh lebih baik lagi. Yang terpenting, para peserta telah berjuang memberikan yang terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas demi kehormatan daerah,” pungkas Herryandi Sinulingga AP.

  • Bagikan
Exit mobile version