Ponpes Al-Mubarokah Wisuda 109 Santri Tahfizh, Bupati Toha: Cahaya Al-Qur’an untuk Masa Depan Daerah
SUMSELDAILY.CO.ID, Sekayu, Muba – Kehadiran Bupati Muba HM Toha Tohet SH pada Haflah Tahfizh V dan Haflah Takhrij I Pondok Pesantren Al-Mubarokah menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan Islam dan pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah di Halaman Komplek Putri Pondok Pesantren Al-Mubarokah, Desa Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat itu menjadi momentum penuh haru atas keberhasilan pesantren dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berakhlak, dan berilmu.
Dalam sambutannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pondok Pesantren Al-Mubarokah atas dedikasi dalam membina para santri hingga mampu menjadi hafizh dan hafizhah Al-Qur’an.
“Atas nama pribadi dan Pemkab Musi Banyuasin, saya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Haflah Tahfizh ke-5 dan Haflah Takhrij pertama ini. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi bukti nyata keberhasilan pesantren dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Bupati Toha.
Ia mengaku bangga melihat para santri yang mampu menjaga hafalan Al-Qur’an di usia muda. Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an merupakan cahaya bagi keluarga, masyarakat, hingga daerah.
“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, penerang hati, dan sumber inspirasi dalam menuntut ilmu serta mengabdi kepada agama, bangsa, dan daerah,” pesannya.
Bupati Toha juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada pondok pesantren, serta kepada para ustaz, ustazah, dan pengurus pesantren yang dengan penuh keikhlasan mendidik para santri.
“Terima kasih kepada pimpinan pondok pesantren yang telah menempuh pendidikan hingga ke luar daerah bahkan luar negeri, namun tetap memilih kembali ke kampung halaman untuk mengabdi dan mendidik anak-anak di Kabupaten Muba, khususnya di Babat Banyuasin Kecamatan Babat Supat. Terima kasih pula atas dukungan dan doa agar saya dapat menjalankan amanah memimpin daerah ini dengan baik, tulus, dan penuh keikhlasan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Muba akan terus mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan strategis dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul, mandiri, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mubarokah KH Muhammad Siddiq Asmara LC MHI menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Muba beserta rombongan dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, usia Pondok Pesantren Al-Mubarokah kini memasuki tahun ke-6. Pada tahun ini, Untuk angkatan pertama ada 27 orang Haflah Takhrij 1 dan 109 Haflah Tahfiz yang diwisudakan.
“Ini menjadi sejarah dan kebanggaan bagi kami. Semoga para santri yang diwisuda dapat menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Haji Ahmadi, Kabag Kesra H Opi Palopi, Kepala Disdikbud Muba Yayan SE MM, Camat Babat Supat Musmulyadi, Kapolsek Babat Supat IPTU Agung, Ketua Yayasan Nur Al-Mubarokah Sumsel Dr Muhammad Abdillah, Dewan Penasehat Ponpes Asta Wielah Darmawi, penceramah KH Bitoh Purnomo, serta para kepala desa setempat.
