Warga Kuala Dekah Akhirnya Nikmati Jalan Aspal Setelah Puluhan Tahun Terlupakan: Bukti Nyata Perubahan di Deli Serdang

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, DELI SERDANG – Puluhan tahun hidup dalam keterasingan akibat akses jalan yang rusak parah, warga Desa Kuala Dekah, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, akhirnya bisa merasakan jalan beraspal untuk pertama kalinya.

Pelaksanaan pekerjaan pengaspalan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang ini menjadi momentum bersejarah bagi warga setempat. Jalan utama desa sepanjang 1440 meter dengan lebar 3,5 meter itu kini tampak mulus setelah sekian lama menjadi keluhan warga.

Salah seorang warga, Beru Tarigan (50), tidak kuasa menahan haru saat ditemui di lokasi.

“Selama ini, jalan ini belum pernah diaspal. Umur saya sekarang 50 tahun, baru inilah kami rasakan pengaspalan di zaman Bapak Tambunan (Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan). Dulu becek, sekarang sudah enak,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Bagi warga mayoritas bekerja sebagai petani dan peternak, kondisi jalan selama puluhan tahun menjadi hambatan utama aktivitas ekonomi. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi lumpur, menyulitkan warga mengangkut hasil tani maupun mengantar anak ke sekolah.

Kini, dengan telah diaspalnya jalan, warga menaruh harapan besar terhadap peningkatan ekonomi desa. Arus barang dan hasil pertanian menuju pasar diharapkan semakin lancar, sementara biaya transportasi menurun.

“Sekarang mau ke ladang atau ke sekolah tidak sulit lagi. Terima kasih, Pak Bupati,” ucap warga lainnya penuh syukur.

Program pengaspalan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan dalam memperkuat pembangunan infrastruktur pedesaan. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah kabupaten gencar membuka keterisolasian wilayah-wilayah pelosok selama ini kurang tersentuh.

Meski demikian, capaian ini sekaligus membuka pertanyaan publik, mengapa proyek dasar seperti pengaspalan jalan baru terwujud setelah puluhan tahun? Warga berharap momentum ini menjadi awal dari pemerataan pembangunan berkelanjutan, bukan sekedar proyek sesaat.

Baca Juga :   Sindikat Pencuri ECU Grand Max Diduga Beraksi Terorganisir di Batu Bara

Kini, setelah aspal menutupi debu dan lumpur Kuala Dekah, masyarakat menanti janji berikutnya, pemerataan akses pembangunan lain seperti pertanian dan pendidikan.

  • Bagikan