SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Aksi protes tidak biasa dilakukan puluhan pengusaha rental kendaraan di Sumatera Selatan. Mereka mengirim sekitar 50 karangan bunga ke Mapolda Sumsel sebagai bentuk kekecewaan atas penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil yang dinilai mandek di Polrestabes Palembang, Senin (24/11/2025).
Karangan bunga tersebut mulai berdatangan dan berjejer di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga bawah flyover depan Mapolda Sumsel. Isi karangan bunga memuat tuntutan agar kasus yang menimpa salah satu pengusaha rental di Palembang diusut tuntas.

Aksi itu mencuat setelah proses penyidikan di Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang disebut tidak berjalan maksimal selama hampir satu bulan. Korban dan rekan sesama pengusaha rental menilai penyidik terkesan tebang pilih dan tidak profesional.
Kasus tersebut berawal ketika tersangka Boby Dwi Kristianto menyewa mobil milik Yafa Rental namun tidak mengembalikan kendaraan. Mobil itu justru dijual kepada Regen, lalu berpindah tangan ke Fitriana alias Fingky. Fingky diketahui merupakan istri seorang perwira yang bertugas di Polda Sumsel.
Setelah melakukan pencarian, Faris Dwi Saputra, pemilik Yafa Rental, berhasil menemukan Boby di Palembang. Boby kemudian membawa Faris ke Belitang, OKU Selatan, untuk mengambil kendaraan yang telah dijual tersebut.
Keduanya kembali ke Palembang menemui pembeli, Fingky, namun upaya koordinasi gagal karena ikut campurnya suami Fingky. Setelah itu, Faris membawa Boby dan kendaraan tersebut ke Polrestabes Palembang untuk membuat laporan. Boby ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan atau penahanannya ditangguhkan.
Hal inilah yang membuat Faris kecewa, termasuk karena pelaku lain tidak diproses.
Kuasa hukum korban, Defi Iskandar, menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap pihak kepolisian.
“Kami meminta kasus ini di usut tuntas pihak yang terlibat di proses hukum, jangan tebang pilih karena sudah terang benderang.”
Ia menambahkan pula mengenai aksi simbolik pengiriman karangan bunga.
“Kami juga menyampaikan aspirasi ke Polda Sumsel dengan mengirim karangan bunga, ada sekitar 50 karangan bunga,” lanjut Defi Iskandar.














