SUMSELDAILY.CO.ID, BENGKULU – Upaya menjaga keandalan pasokan listrik terus diperkuat oleh PT PLN (Persero) melalui langkah-langkah preventif di lapangan. Salah satunya dilakukan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Segara dengan memasang jaring pengaman satwa di jaringan distribusi listrik wilayah Kelurahan Kandang Limun, awal pekan ini.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi risiko terhadap potensi gangguan listrik yang kerap disebabkan aktivitas satwa liar, khususnya tupai, yang sering melintas di jaringan. Berdasarkan evaluasi teknis, sejumlah titik rawan telah diidentifikasi dan menjadi fokus pemasangan pengaman tersebut.
Sebelum pekerjaan dimulai, seluruh petugas terlebih dahulu mengikuti pengarahan keselamatan kerja atau safety briefing. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, proses pemasangan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.
Manager PLN ULP Teluk Segara, Febri Doni, mengatakan bahwa langkah preventif ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
“Pemasangan ini kami lakukan untuk meminimalkan potensi gangguan pada jaringan listrik. Harapannya, keandalan pasokan listrik dapat terus terjaga sehingga masyarakat tidak terganggu dalam beraktivitas,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi. Ia menekankan bahwa upaya pengamanan jaringan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan.
“Mitigasi gangguan harus dilakukan secara konsisten. Kami terus mendorong unit di lapangan agar aktif melakukan langkah preventif demi menjaga kontinuitas pasokan listrik,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Adhi Herlambang, menegaskan bahwa pendekatan berbasis risiko menjadi strategi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Menurutnya, potensi gangguan tidak hanya berasal dari faktor teknis, tetapi juga faktor eksternal seperti aktivitas satwa yang perlu diantisipasi secara serius.
“PLN terus memperkuat upaya preventif, termasuk melalui identifikasi potensi gangguan dari luar sistem. Ini bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui langkah pengamanan jaringan yang dilakukan secara rutin dan terencana, PLN berharap gangguan listrik dapat ditekan seminimal mungkin. Dengan demikian, aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah Kandang Limun dan sekitarnya, dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan produktif.














