SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, peningkatan kebutuhan rumah tangga turut berdampak pada konsumsi listrik masyarakat. Untuk membantu pelanggan lebih bijak dalam mengelola pengeluaran, PT PLN (Persero) mengoptimalkan fitur Catat Meter Mandiri (SwaCAM) melalui aplikasi PLN Mobile.
Fitur ini memungkinkan pelanggan listrik pascabayar mencatat angka stand kWh meter secara mandiri, sehingga tagihan yang diterima lebih sesuai dengan pemakaian aktual. Kondisi ini dinilai penting, terutama setelah masa libur Lebaran yang umumnya diikuti peningkatan penggunaan listrik di rumah.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menjelaskan bahwa inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan bagi pelanggan.
“Melalui SwaCAM, pelanggan dapat memantau konsumsi listriknya secara langsung. Ini membantu dalam memperkirakan besaran tagihan sekaligus mengatur anggaran rumah tangga, khususnya setelah Idul Fitri,” ujarnya.
Penggunaan fitur ini juga dinilai praktis. Pelanggan cukup memotret angka stand kWh meter melalui aplikasi, kemudian mengunggahnya untuk diproses oleh sistem PLN. Dengan cara ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi tagihan lebih awal dan mengantisipasi lonjakan biaya listrik.
Salah satu pelanggan, Yanti, mengaku merasakan manfaat dari fitur tersebut dalam mengatur pengeluaran bulanan. Ia menyebutkan, kemudahan akses informasi tagihan membuatnya lebih siap dalam mengalokasikan anggaran rumah tangga.
“Sekarang saya bisa memperkirakan tagihan listrik lebih cepat, jadi pengeluaran setelah Lebaran bisa lebih terkontrol,” katanya.
PLN mengingatkan bahwa pencatatan meter mandiri dapat dilakukan setiap bulan pada periode tanggal 23 hingga 27. Melalui pemanfaatan layanan digital, PLN terus mendorong pelanggan untuk lebih aktif memantau konsumsi listrik sekaligus mengelola penggunaan energi secara efisien.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, seiring perkembangan era digital serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan energi yang lebih bijak.














