Pasar Tumburuni kembali di Palang, Ini Alasannya

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, FAKFAK – Pembangunan Pasar Tumburuni kembali mendapat tantangan setelah kembali di palang adat oleh sekelompok masyarakat.

Terpantau Mattanews.co di lapangan, sekitar pukul 8.30 WIT, ada sekelompok masyarakat  yang mendatangi lokasi pasar Tumburuni temppt pembagunan pasar untuk melakukan pemalangan secara adat, Selasa (19/7/2022).

Kedatangan mereka dengan memasang Sasi (tanda larangan yang terbuat dari bambu di sertai Siri Pinang), serta memasang kayu sebagai tanda pemalangan terhadap Pasar Tumburuni.

Arham Hobrouw kepada Mattanews.co mengungkapkan, Pemalangan adat yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan Marga Hobrow atas tidak dihargai secara adat.

Menurutnya, Proses sebelumnya dalam pembangunan pasar masih dapat melibatkan marga Hobrouw, namun belakangan hingga sampai pada pembangunan pasar tidak sama sekali untuk diundang dalam prosesi adat.

” Kami dari marga Hobrouw merasa dikecilkan, tidak dihargai secara adat, sehingga kami datang untuk melakukan pemalangan adat,” ujar Harham Hobrow yang ditemuai Mattanews dilokasi pasar tumburuni.

Sementara, dengan adanya pemalangan adat itu, terpantau aaktifitas di lokasi pasar sementara dihentikan

Baca Juga :   DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-81 Dengan Agenda Penyampaian LKPJ
  • Bagikan