Pasar Bedug Bukit Kecil Jadi Motor UMKM, Ramadan Dorong Ekonomi Palembang Menguat

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Momentum Ramadan kembali dimanfaatkan Pemerintah Kota Palembang untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Melalui pembukaan Pasar Bedug di kawasan Bukit Kecil, geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tampak semakin hidup.

Peresmian kegiatan ini dilakukan oleh Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang menegaskan bahwa kehadiran pasar bedug bukan sekadar tempat berburu takjil, melainkan strategi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Sabtu (21/2/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Palembang, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sinergi tersebut tidak hanya menghadirkan ragam kuliner khas Ramadan, tetapi juga memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.

BPOM bahkan telah melakukan pengujian terhadap 17 sampel makanan yang dijual, dengan hasil seluruhnya dinyatakan aman dan bebas dari bahan berbahaya. Pengawasan serupa akan terus dilakukan di berbagai titik pasar bedug lainnya selama Ramadan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Isnaini Madani juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Palembang yang mencapai 5,8 persen, melampaui rata-rata nasional. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat terus berkembang, terutama dengan adanya dukungan kegiatan seperti pasar bedug.

“Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Pasar Bedug ini menjadi salah satu penggeraknya,” ujarnya.

Sejak hari pertama dibuka, pasar ini langsung dipadati pengunjung. Sekitar 20 tenda UMKM kuliner lokal menawarkan berbagai menu favorit berbuka puasa, mulai dari kolak, pempek, hingga aneka jajanan tradisional.

Para pedagang mengaku penjualan meningkat signifikan. Kehadiran pasar bedug dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan, khususnya di tengah tingginya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Dukungan dari Bank Syariah Indonesia juga mendapat apresiasi dari pemerintah kota. Ke depan, Pasar Bedug diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan musiman, tetapi dapat berkembang menjadi agenda rutin yang berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga :   Perkuat SDM dan Investasi, Gubernur Herman Deru Sambut Tawaran Pelatihan dan Hilirisasi dari India

“Kami ingin ini menjadi tradisi tahunan yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke tingkat kecamatan,” tutup Isnaini.

  • Bagikan