SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang Ratu Dewa menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan publik dengan melakukan peninjauan langsung kondisi kota melalui kegiatan Palembang Walk & Check, Jumat (2/1/2026). Dengan berjalan kaki lebih dari lima kilometer, ia menyusuri sejumlah titik strategis di pusat kota sejak pagi hari.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dari kawasan Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang. Mengenakan pakaian olahraga, Ratu Dewa bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Palembang memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat secara nyata kondisi infrastruktur dan aktivitas masyarakat.
Menurut Ratu Dewa, pendekatan ini menjadi cara efektif untuk memahami persoalan kota secara riil, bukan hanya berdasarkan laporan administrasi. Dengan melihat langsung situasi di lapangan, pemerintah dapat lebih cepat dan tepat dalam mengambil kebijakan.
“Kita ingin memastikan kondisi kota benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan turun langsung, kita tahu apa yang berjalan baik dan apa yang harus segera diperbaiki,” ungkapnya.
Ia menilai, suasana pagi hari menjadi waktu ideal untuk melihat denyut kehidupan kota, mulai dari aktivitas pasar, penggunaan fasilitas umum, hingga tingkat kebersihan dan ketertiban lingkungan.
“Kota ini mulai bergerak sejak pagi. Dari sini kita bisa melihat wajah Palembang yang sebenarnya,” tambahnya.
Ratu Dewa juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang koordinasi langsung antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan kehadiran para kepala dinas, setiap temuan di lapangan dapat segera dicatat dan ditindaklanjuti tanpa harus menunggu proses panjang.
“Yang kita lihat hari ini harus segera ditangani sesuai kewenangan masing-masing OPD,” tegasnya.
Rute Palembang Walk & Check meliputi Bundaran Air Mancur Masjid Agung, Taman Nusa Indah Skate Board sebagai ruang publik anak muda, hingga Pasar Cinde yang merupakan pusat ekonomi tradisional warga. Di kawasan pasar, Wali Kota meninjau kondisi drainase dan jembatan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Goa Jepang hingga titik akhir kegiatan.
Total jarak tempuh mencapai sekitar 5,3 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam 15 menit. Sepanjang rute, perhatian difokuskan pada kondisi jalan, drainase, penerangan jalan umum, kebersihan lingkungan, ketertiban lalu lintas, serta pemanfaatan ruang terbuka hijau.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Beberapa warga dan pedagang tampak antusias menyapa, bahkan mengabadikan momen bersama Wali Kota. Aspirasi pun disampaikan, khususnya terkait penataan kawasan Pasar Cinde agar semakin tertib dan nyaman.
Turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan ini antara lain Asisten II, Kepala Bappeda Litbang, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PMPTSP, serta Kepala Dinas Perhubungan.














