SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG — Pemerintah Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Kota Palembang, menegaskan komitmennya dalam mengantisipasi dan menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui langkah penanganan cepat serta upaya pencegahan yang berkelanjutan.
Lurah Sako, Indi Suhanto, menjelaskan bahwa setiap laporan warga yang terindikasi atau terkonfirmasi DBD langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi berjenjang bersama Kecamatan Sako dan Puskesmas setempat untuk dilakukan peninjauan lapangan.
“Begitu ada laporan warga terjangkit DBD, kami segera berkoordinasi dengan Pak Camat dan pihak Puskesmas agar lokasi korban dapat segera ditinjau,” ujar Indi Suhanto saat didampingi Ketua LPMK Kelurahan Sako, H Juharman SH, Selasa (20/1/2026).
Fogging dan Abate Disiagakan
Sebagai bentuk respons cepat, pihak kelurahan bersama Ketua LPMK turut melakukan pendampingan kegiatan pengasapan (fogging) yang difasilitasi oleh kantor kecamatan maupun Puskesmas. Saat ini, alat fogging disiagakan di kantor Kecamatan Sako, sementara ketersediaan obat-obatan dan bubuk abate disalurkan melalui Puskesmas, khususnya lewat kegiatan Posyandu.
Menurut pihak kelurahan, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan upaya pengendalian DBD berjalan optimal dan tepat sasaran.
Kondisi DBD di Sako Masih Terkendali
Terkait perkembangan kasus, Pemerintah Kelurahan Sako menyebut kondisi wilayah masih relatif aman dan terkendali. Sekitar satu bulan lalu sempat terdapat satu warga yang terkonfirmasi DBD, namun pasien tersebut telah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah. Area sekitar tempat tinggal pasien juga telah dilakukan sterilisasi lingkungan melalui fogging sebagai langkah pencegahan lanjutan.
Edukasi Warga Terus Digencarkan
Selain penanganan medis dan teknis, kelurahan terus mengedepankan upaya preventif melalui edukasi kebersihan lingkungan. Sosialisasi dilakukan secara rutin dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Forum RT/RW, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
“Kami selalu mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Terutama menguras genangan air, karena jentik nyamuk DBD justru berkembang di air bersih,” tegas Indi.
Harapan Tetap Bebas Lonjakan DBD
Pemerintah Kelurahan Sako berharap dengan sinergi perangkat lingkungan dan meningkatnya kesadaran masyarakat, wilayah Sako dapat terhindar dari lonjakan kasus DBD di masa mendatang.
Upaya bersama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kelurahan Sako.














