SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mematangkan persiapan menjelang kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 22–23 April 2026, dengan penekanan pada kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, memimpin langsung rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Setda Sumsel, Senin (6/4/2026), guna memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan sesuai rencana.
Dalam arahannya, Edward menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh dari seluruh perangkat daerah dan instansi terkait.
“Seluruh pihak harus benar-benar siap, baik dari sisi teknis, koordinasi, maupun dukungan di lapangan. Jangan sampai ada kendala saat kunjungan berlangsung,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan Sumsel dalam menghadapi ancaman karhutla.
“Kunjungan Menko Polkam ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang kita menunjukkan kesiapan daerah dalam mengantisipasi karhutla, terutama menjelang musim kemarau,” ujarnya.
Menurut Edward, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
“Kita harus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan. Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” katanya.
Menko Polkam, Djamari Chaniago, dijadwalkan akan memimpin langsung apel kesiapsiagaan karhutla sebagai langkah antisipasi dini.
“Apel kesiapsiagaan ini penting untuk memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap. Ini bentuk komitmen bersama dalam pencegahan karhutla,” kata Edward.
Selain itu, Menko Polkam juga akan melakukan peninjauan wilayah rawan karhutla melalui udara menggunakan helikopter.
“Peninjauan udara akan memberikan gambaran langsung terkait kondisi lapangan, sehingga langkah antisipasi bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Rangkaian kunjungan juga akan diisi dengan rapat koordinasi penanganan karhutla yang melibatkan berbagai pihak.
“Kita ingin memastikan semua pihak berada dalam satu persepsi dan langkah yang sama dalam menghadapi potensi karhutla,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada isu karhutla, kunjungan kerja ini juga mencakup peninjauan sejumlah program strategis di daerah.
“Menko Polkam juga dijadwalkan melihat langsung pelaksanaan program pemerintah seperti sekolah rakyat, Koperasi Merah Putih, dan dapur Makan Bergizi Gratis. Ini menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di daerah,” jelas Edward.
Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat berjalan maksimal sehingga kunjungan kerja tersebut memberikan dampak positif bagi Sumatera Selatan.
“Kita ingin kunjungan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata, terutama dalam memperkuat kesiapsiagaan kita menghadapi karhutla,” pungkasnya.














