SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1343, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mengintensifkan berbagai upaya penataan dan pembenahan kawasan kota. Salah satunya melalui pengecatan trotoar, median jalan, dan marka jalan di sejumlah ruas utama.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, meninjau langsung proses pengecatan trotoar dan marka jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (2/6/2026).
Menurut Aprizal, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palembang untuk menghadirkan wajah kota yang lebih tertata, bersih, dan nyaman menjelang perayaan hari jadi kota tertua di Indonesia tersebut.
“Kami ingin memastikan seluruh proses penataan berjalan dengan baik. Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu koridor utama sekaligus etalase Kota Palembang, sehingga kondisinya harus terlihat rapi, bersih, dan nyaman dipandang,” kata Aprizal.
Ia menegaskan, penataan tidak hanya dilakukan pada trotoar, tetapi juga mencakup marka jalan dan median di sejumlah ruas strategis yang menjadi perhatian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.
“Ini merupakan bagian dari arahan dan perhatian khusus Bapak Wali Kota serta Wakil Wali Kota agar wajah Kota Palembang semakin representatif dalam menyambut HUT ke-1343,” ujarnya.
Aprizal menjelaskan, secara keseluruhan panjang ruas jalan yang menjadi sasaran pengecatan dan penataan mencapai sekitar 90 kilometer, termasuk median jalan.
“Total panjang ruas yang kami tangani kurang lebih 90 kilometer. Tentu pekerjaan ini tidak sederhana karena ada beberapa ruas yang berstatus jalan nasional sehingga terdapat sejumlah keterbatasan, terutama terkait penganggaran dan kewenangan,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkot Palembang tetap berupaya melakukan pembenahan secara bertahap agar suasana kota semakin indah dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan penataan. Tujuannya bukan hanya untuk menyambut HUT Kota Palembang, tetapi juga menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertib, nyaman, dan membanggakan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Aprizal turut mengajak para pelaku usaha untuk berperan aktif mendukung pembangunan kota melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi dunia usaha. Melalui program CSR, perusahaan dapat berkontribusi nyata dalam mempercantik dan memperindah Kota Palembang,” ujar Aprizal.
Menurutnya, menjaga keindahan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Palembang adalah milik bersama. Karena itu, tanggung jawab menjaga dan mempercantiknya juga harus dilakukan secara bersama-sama, baik oleh pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat,” tegasnya.
Selain dunia usaha, Aprizal juga mengimbau masyarakat untuk ikut memeriahkan HUT Kota Palembang dengan mempercantik lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya yang berada di sepanjang jalan utama, kawasan pertokoan, perkantoran, maupun permukiman untuk memasang bendera, umbul-umbul, dan dekorasi bernuansa HUT Kota Palembang,” katanya.
Ia meyakini keterlibatan masyarakat akan menciptakan suasana perayaan yang lebih meriah dan terasa hingga ke seluruh penjuru kota.
“Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin kuat pula semangat kebersamaan yang tercipta. Kami ingin kemeriahan HUT Palembang dapat dirasakan oleh seluruh warga,” ungkapnya.
Aprizal menambahkan, peringatan HUT Kota Palembang harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.
“Hari jadi Kota Palembang merupakan momentum untuk memperkuat rasa memiliki, semangat gotong royong, dan kebanggaan terhadap kota yang kita cintai ini,” tuturnya.
“Melalui kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis Palembang akan semakin indah, nyaman, maju, dan menjadi kota yang membanggakan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” pungkas Aprizal.














