SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Upaya menjadikan Sumatera Selatan sebagai kawasan health tourism kembali ditekankan Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru saat menerima audiensi pengurus Ikatan Keseminatan Kardioserebrovaskular Indonesia (IKKI) Cabang Palembang, Jumat (22/11/2025). Pertemuan itu sekaligus membahas kesiapan Palembang menjadi tuan rumah Kongres Nasional IKKI yang akan dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai daerah.
Di hadapan para dokter spesialis kardiovaskular, Gubernur menegaskan bahwa percepatan peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dilakukan secara sistematis dan terukur. Menurutnya, IKKI memiliki peran strategis dalam mendorong pembaruan ilmu serta peningkatan keterampilan tenaga kesehatan melalui kegiatan ilmiah yang rutin diselenggarakan.
“Kegiatan nasional seperti ini bukan hanya memberi dampak ekonomi melalui meningkatnya okupansi hotel, tetapi juga memperkaya wawasan kita untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Sumsel,” ujar Herman Deru.
Deru kembali mengurai keinginannya agar Sumsel menjadi provinsi pertama yang secara resmi mengembangkan konsep health tourism. Ia mengakui masih banyak warga Sumsel yang lebih memilih berobat ke luar daerah bahkan ke luar negeri karena merasa pelayanan lokal belum sepenuhnya memenuhi harapan.
“Kalau kita tidak memulai sekarang, ini tidak akan pernah berjalan. Saya ingin Sumsel Health Tourism bukan sekadar jargon, tapi gerakan nyata yang bisa diwujudkan dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, Sumsel memiliki SDM kesehatan yang mumpuni. Tantangan terbesar justru terletak pada penyatuan sistem, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kepercayaan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga mengusulkan agar seluruh fasilitas kesehatan baik pemerintah, swasta, maupun layanan praktik dokter spesialis memiliki sistem data terintegrasi yang dilengkapi dengan mapping layanan.
Dengan adanya platform tersebut, masyarakat dapat melihat lokasi fasilitas kesehatan terdekat lengkap dengan jenis layanan yang tersedia.
“Ini langkah besar yang harus kita mulai meskipun hasilnya mungkin baru terlihat 5–10 tahun ke depan. Yang penting tekadnya jelas dan terarah,” ujarnya.
Ketua IKKI Sumsel Prof. dr. Ali Ghanie, SpPD, KKV, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan, terutama di bidang kardiovaskular. Menurutnya, keberpihakan pemerintah daerah akan semakin menumbuhkan semangat para tenaga medis untuk meningkatkan kompetensi dan inovasi layanan.
Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr. H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.KKLP, Supsp, FOMC; Ketua Pelaksana Seminar Brain and Heart Dr. dr. Erwin Sukandi, SpPD, K-KV; serta sejumlah staf dan konsultan kardiovaskular RSMH Palembang.














