SUMSELDAILY.CO.ID, MUSI BANYUASIN– Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muba melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sanga Desa pada Selasa (12/5/2026) dan Kecamatan Bayung Lencir, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada penyampaian materi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DWP serta pembinaan administrasi Sekretariat DWP, tetapi juga dirangkaikan dengan sosialisasi ketahanan keluarga yang digelar DPPPA Kabupaten Muba.
Ketua DWP Kabupaten Muba, Siti Fatimah Syafaruddin, mengatakan kunjungan kerja tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan DWP di kecamatan memiliki pemahaman yang kuat terhadap aturan organisasi, tata kelola administrasi, dan peran strategis perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh.
“DWP memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, pengurus DWP harus memahami AD/ART, tertib administrasi, dan mampu menjadi bagian dari penguatan ketahanan keluarga di lingkungan masing-masing,” ujar Siti Fatimah.
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap AD/ART menjadi dasar bagi pengurus DWP dalam menjalankan program kerja, membangun koordinasi, serta menjaga keberlangsungan organisasi agar berjalan sesuai ketentuan.
“AD/ART adalah pedoman utama dalam berorganisasi. Jika ini dipahami dengan baik, maka kegiatan DWP akan berjalan lebih tertib, solid, dan berkesinambungan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, DPPPA Kabupaten Muba juga menggelar sosialisasi tentang ketahanan keluarga. Sosialisasi ini menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, melindungi anak, serta menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis dan berdaya tahan.
Siti Fatimah menyambut baik sosialisasi tersebut. Menurutnya, ketahanan keluarga menjadi isu penting yang harus terus diperkuat, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Ketahanan keluarga adalah pondasi penting. Jika keluarga kuat, maka anak-anak tumbuh lebih baik, perempuan lebih berdaya, dan masyarakat menjadi lebih tangguh,” ungkapnya.














