Dapur MBG BAGO 3 Tulungagung Layani 3.077 Penerima Manfaat, Owner Tekankan Standar Ketat Keamanan Pangan

  • Bagikan

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung terus diperkuat dengan pengawasan ketat terhadap standar keamanan pangan dan kualitas layanan. Owner Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BAGO 3 Tulungagung, Wayan, menegaskan dapur MBG yang dikelolanya berjalan sesuai petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN) demi menjamin makanan yang diterima masyarakat aman dan bergizi.

Wayan mengatakan, dapur MBG BAGO 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Gayatri Citra Madani mulai beroperasi mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat sejak 27 Oktober 2025.

“Pada bulan kemarin jumlah penerima manfaat masih di angka 3.077 orang yang tersebar di 33 titik, terdiri dari 7 posyandu dan 26 sekolah,” kata Wayan, Sabtu (23/5/2026) siang.

Menurutnya, dapur MBG yang representatif bukan sekadar tempat memasak, melainkan fasilitas pemenuhan gizi yang wajib memenuhi standar ketat dari BGN. Mulai dari luasan lahan, alur kerja produksi, hingga sarana dan prasarana harus sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

“Luasan lahan, alur, sarana dan prasarana harus sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN,” ujarnya.

Wayan mengungkapkan, tantangan terbesar dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis adalah menjaga keamanan pangan dan higienitas. Ia menilai masih banyak dapur yang menghadapi persoalan sanitasi kurang ideal hingga risiko kontaminasi makanan.

Karena itu, pihaknya menerapkan SOP ketat dengan mengacu pada protokol 5 Kunci Keamanan Pangan di setiap tahapan produksi makanan.

“Masalah utama dapur MBG sering kali berkisar pada kelemahan penerapan standar keamanan pangan dan higiene. Maka kami menerapkan secara ketat mulai dari menjaga kebersihan, pemisahan pangan mentah dan matang, memasak dengan benar, menjaga pangan pada suhu aman, hingga menggunakan air dan bahan baku yang aman,” jelasnya.

Baca Juga :   PHE Jambi Merang Gelar Rangkaian Kegiatan Safari Ramadhan 1445 H

Untuk memastikan standar operasional berjalan maksimal, dapur MBG BAGO 3 juga telah mengantongi SLHS dan tengah memproses sertifikasi halal.

“Kami sudah SLHS dan juga sedang proses pengurusan sertifikat halal,” tegas Wayan.

Selain pengawasan terhadap kualitas makanan, manajemen internal dapur MBG juga diperkuat melalui briefing rutin kepada Kepala SPPG dan seluruh staf operasional. Langkah itu dilakukan guna memastikan pelayanan, pengelolaan menu, hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar gizi dan kebersihan yang ditetapkan pemerintah.

“Koordinasi dan monitoring pengawasan selalu kami lakukan setiap hari dengan para staf dan Kepala SPPG dalam hal menu dan seluruh pengelolaan dapur SPPG,” ungkapnya.

Tak hanya pengawasan harian, evaluasi berkala juga dilakukan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.

“Setiap dua minggu sekali kami mengadakan rapat evaluasi kinerja dari segi pengelolaan,” imbuhnya.

Dengan sistem pengawasan berlapis dan penerapan standar keamanan pangan yang ketat, dapur MBG BAGO 3 Tulungagung diharapkan mampu menjadi contoh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga aman, higienis, dan berkualitas bagi ribuan penerima manfaat di Tulungagung.

  • Bagikan