BSB dan OJK Dorong Layanan Perbankan Ramah Disabilitas di Sumsel

  • Bagikan

SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG — Upaya menghadirkan layanan keuangan yang inklusif terus diperkuat di Sumatera Selatan. Bank Sumsel Babel (BSB) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar diseminasi layanan perbankan ramah disabilitas di Kantor Cabang Jakabaring, Rabu (22/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 terkait pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Regulasi tersebut menegaskan pentingnya akses setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BSB, Riera Ecorhynalda, menegaskan bahwa inklusi keuangan tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga perubahan pendekatan layanan.

“Setiap nasabah berhak mendapatkan layanan yang setara dan bermartabat. Kami berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang inklusif melalui infrastruktur yang aksesibel dan SDM yang responsif,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra serta perwakilan OJK Sumsel, Tito Adji Siswantoro. Dalam kesempatan tersebut, OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lembaga jasa keuangan menghadirkan layanan inklusif, baik secara fisik maupun digital, sejalan dengan pedoman SETARA (Sarana Ekonomi Tangguh dan Ramah).

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah sesi testimoni dari komunitas penyandang disabilitas. Mereka mengapresiasi berbagai fasilitas yang telah disediakan BSB, mulai dari akses gedung yang ramah disabilitas, layanan ATM bagi tunanetra, hingga kemudahan administrasi melalui alternatif pengganti tanda tangan.

Selain itu, peserta juga diperlihatkan simulasi layanan atau customer journey bagi nasabah disabilitas, mulai dari kedatangan di area parkir, pendampingan petugas, layanan prioritas tanpa antre, hingga proses transaksi di teller dan customer service.

Baca Juga :   Jaga Data Pribadi, Hindari Pinjol Ilegal

Sekda Sumsel Edward Candra menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat inklusi ekonomi di daerah.

“Sinergi antara pemerintah, regulator, dan perbankan menjadi kunci dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, BSB berharap standar layanan inklusif dapat terus meningkat dan menjadi contoh bagi sektor lain dalam mewujudkan akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Bagikan