SUMSELDAILY.CO.ID, PALEMBANG – Bangunan yang baru saja launching, untuk penjualan Es Krim Mixue, ternyata sudah diincar kawanan bandit. Andrean Fadli (39) warga Balaraja Pasar Buah RT 01 RW 03 Kelurahan Balaraja, Kecamatan Tanggerang Barat Banten, nekat menggondol uang sebanyak Rp 18 juta dari laci kasir, Toko Es Krim Mixue. Akibatnya, tersangka harus berurusan dengan anggota Buser Polsek SU I Palembang, Selasa (2/5/2023).
Kejadian ini terungkap, setelah petugas menerima laporan karyawan Es Krim Mixue, Bunyamin (30) yang melapor, kalau tempat kerjanya sudah disatroni maling, pada Jumat (14/4/2023) pukul 23.00 WIB, hingga mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.
“Jadi tersangka ini masuk dari lantai dua, dengan memanjat pagar dari samping ruko. Setelah itu, tersangka langsung menuju lantai satu dan membuka laci kasir dengan menggunakan obeng. Tersangka mengambil uang sebanyak Rp 18 juta, handphone dan Tablet. Tak hanya itu, tersangka juga mengambil DVR CCTV dan kembali keluar melintasi lantai dua,” papar Kapolsek SU I Palembang, Kompol Firdaus didampingi Kanit Reskrim, Iptu Indra Widodo, saat press release.
Kapolsek menjelaskan, pihaknya sedang melengkapi berkas perkara.
“Kini kita masih mengali lagi keterangan tersangka, sambil mengumpulkan bukti-bukti,” bebernya.
Kepada petugas, tersangka mengaku uang hasil kejahatannya dipergunakan untuk berjudi slot dan berfoya-foya.
“Handphone saya jual Rp 300 ribu pak. Sementara, uangnya saya gunakan untuk main slot. Kalau DVR CCTV saya buang di bak sampah Pasar 16 Ilir,” urai tersangka.














